Selasa, 08 Januari 2013
Sudikah Kau Menjadi Makmum disetiap Sholatku
Satu ketika kau bertanya..
Sudikah kau menjadi Makmum disetiap solatku agar solatku lebih bermakna dan terjaga hendaknya..
Sudikah kau menjadi Penjaga diri dan maruahku agar hidupku lebih tenang dan bahagia..
Sudikah kau menjadi Pendidik hati dan jiwaku agar rohaniku terisi hikmahNya
dan akhlakku terjaga hendaknya..
Sudikah kau menjadi Pemerhati setiap gerak dan langkahku agar aku tahu mana salah dan buruk lakuku...
Sudikah kau menjadi Peneman di kala suka dan dukaku agar satu hari, jika ujian itu dtg air mataku ada yg menghapuskan..
Sudikah kau menjadi Pembela diriku dan agamaku agar aku terus berada di atas jln yg benar..
Sudikah kau menjadi Penggerak semangatku..agar bila aku kelesuan ,kau mampu memberi bantuan walau hanya sekadar senyuman..
Sudikah kau menjadi Sahabat buat diriku..mendengar luahan hatiku agar aku boleh berbicara apa sahaja denganmu tanpa rasa ragu..
Sudikah kau menjadi Penghibur tika ku kesunyian agar aku boleh ketawa riang..
Satu ketika aku menjawab…
“Ya, Aku sudi..
Kerana kau pilihanku kerana ILLAHI dan Kau juga memilihku kerana petunjuk RABBI
Tetapi, Izinkan aku bertanya kepadamu..
Sudikah kau terus menjadi IMAM di setiap SOLATKU..? jika aku sudah
tidak seperti dulu? Menjadi Penjaga, Pendidik, Pemerhati, Peneman,
Pembela, Penggerak, Sahabat dan Penghiburku.??
Jika suatu ketika nanti aku sudah tidak mampu lagi menjadi Makmum di setiap solatmu…Jika aku sudah tidak mampu lagi..
♥ menjagamu,
♥ menemanimu
♥ memerhatikanmu,
♥ mendidikmu
♥ membelamu,
♥ menggerakkanmu
♥ menjadi sahabatmu dan
♥ menghiburkanmu
Sudikah kamu wahai …………………? Aku percaya...kau masih sudi....
“Kerana Aku pilihanmu kerana ILLAHI dan Aku juga telah memilihmu kerana petunjuk RABBI..”
Keluarga bahagia impian bersama..
Wahai calon Imamku Takkan Habis Ku Berdo'a Jadi Kekasih Halalmu...
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Senin, 07 Januari 2013
Kelebihan Berzikir dari sudut sains
Otak sebenarnya ialah satu himpunan aktiviti-aktiviti bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipertanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu bagi membolehkan ia berfungsi secara sempurna.
Ketika otak berfungsi, berlaku perubahan kimia di dalamnya yang melibatkan pergerakan ion-ion atau atom-atom yang membawa cas. Setiap hari empat belas juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan enam belas juta saraf tubuh yang lain.
Semua aktiviti yang kita lakukan dan kefahaman atau ilmu yang kita peroleh adalah natijah daripada aliran interaksi bio-elektrik yang tidak terbatas. Ukuran isyarat otak yang terhasil daripada aktiviti elektrik yang dapat dikenal pasti melalui kaedah electroencephalography (EEG).
Oleh itu, apabila seorang itu berzikir dengan mengulangi kalimah-kalimah Allah S.W.T seperti Subhanallah, beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif. Ini menyebabkan berlakunya satu aliran bio-elektrik di kawasan-kawasan saraf otak tersebut.
Apabila zikir disebut berulang-ulang kali, aktiviti saraf ini menjadi bertambah aktif dan turut menambah tenaga bio-elektrik. Lama-kelamaan kumpulan saraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kumpulan saraf yang lain untuk turut sama aktif. Dengan itu, otak menjadi aktif secara keseluruhan.
Otak mula memahami perkara baru, melihat daripada perspektif berbeza dan semakin kreatif dan kritis, sedangkan sebelum berzikir otak tidak sebegini. Otak yang segar dan cerdas secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran.
Hasil kajian makmal yang dilakukan terhadap subjek ini dimuatkan dalam majalah Scientific American, keluaran Disember 1993. Kajian dilakukan di University of Washington dengan menggunakan ujian imbasan PET yang mengukur kadar aktiviti otak manusia secara tidak sedar.
Dalam kajian ini, sukarelawan diberikan satu senarai perkataan benda. Mereka dikehendaki membaca setiap perkataan tersebut satu persatu dan mengaitkan perkataan-perkataan dengan kata kerja yang berkaitan. Apabila sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bahagian berbeza otak mempamerkan peningkatan aktiviti saraf, termasuk di bahagian depan otak dan korteks.
Menariknya, apabila sukarelawan ini mengulangi senarai perkataan yang sama berulang kali, aktiviti saraf otak merebak ke kawasan-kawasan lain dan mengaktifkan kawasan saraf lain. Apabila senarai perkataan baru diberikan kepada mereka, aktiviti saraf kembali meningkat di kawasan pertama.
Ini sekali gus membuktikan secara saintifik bahawa perkataan yang diulang-ulang seperti perbuatan berzikir, terbukti meningkatkan kecergasan otak dan menambah kemampuannya.
Jika ia mengaitkan tentang kecerdasan otak, maka betullah sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud:
“Orang yang berzikir kepada Allah S.W.T ditengah-tengah orang yang lalai ibarat sebuah pepohonan yang hijau ditengah-tengah pepohonan yang kering.”
Oleh itu saudara-saudaraku seislam, ketika saintis barat baru menemui mukjizat ini, kita sudahpun lama mengamalkannya dan menerima manfaatnya. Malang bagi mereka yang masih memandang rendah kepentingan berzikir dan mengabaikannya.
(♥ Subhanallah || Semoga Bermanfaat & Silahkan Di Share ♥)
Belajar Ikhlas
IKHLAS seperti yang mudah diucapkan, tetapi sulit dilaksanakan. Karena itu, kita perlu belajar dan membiasakan diri menjadi mukhlis (orang yang ikhlas).
Dari segi bahasa, ikhlas itu mengandung makna memurnikan dari kotoran, membebaskan diri dari segala yang merusak niat dan tujuan kita dalam melakukan suatu amalan.
Ikhlas juga mengandung arti meniadakan segala penyakit hati, seperti syirik, riya, munafik, dan takabur dalam ibadah. Ibadah yang ikhlas adalah ibadah yang dilakukan semata-mata karena Allah سبحانه وتعالى.
Ungkapan “semata-mata karena Allah سبحانه وتعالى” setidaknya mengandung tiga dimensi penghambaan, yaitu niatnya benar karena Allah (shalih al-niyyat), sesuai tata caranya (shalih al-kaifiyyat), dan tujuannya untuk mencari ridha Allah سبحانه وتعالى (shalih al-ghayat), bukan karena mengharap pujian, sanjungan, apresiasi, dan balasan dari selain Allah سبحانه وتعالى.
Beribadah secara ikhlas merupakan dambaan setiap Mukmin yang saleh karena ikhlas mengantarkannya untuk benar-benar hanya menyembah atau beribadah kepada Allah سبحانه وتعالى, tidak menyekutukan atau menuhankan selain- Nya.
“Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun.” ( An-Nisa’ [4]: 36)
Jika ikhlas sudah menjadi karakter hati dalam beramal ibadah, niscaya keberagamaan kita menjadi lurus, benar, dan istiqamah (konsisten). (Al-Bayyinah [98]: 5). Selain kunci diterima tidaknya amal ibadah kita oleh Allah سبحانه وتعالى, ikhlas juga membuat “kinerja (sesuatu yang dicapai)” kita bermakna dan tidak sia-sia. Kinerja yang bermakna adalah kinerja yang berangkat dari hati yang ikhlas.
Menurut Imam Al-Ghazali, peringkat ikhlas itu ada TIGA.
✔ Pertama, IKHLAS AWAM yakni ikhlas dalam beribadah kepada Allah karena dilandasi perasaan takut kepada siksa-Nya dan masih mengharapkan pahala dari-Nya.
✔ Kedua, IKHLAS KHAWAS,ialah ikhlas dalam beribadah kepada Allah karena dimotivasi oleh harapan agar menjadi hamba yang lebih dekat dengan-Nya dan dengan kedekatannya kelak ia mendapatkan “sesuatu” dari-Nya.
✔ Ketiga, IKHLAS KHAWAS AL-KHAWAS adalah ikhlas dalam beribadah kepada Allah karena atas kesadaran yang tulus, kecintaan dan keinsyafan yang mendalam bahwa segala sesuatu yang ada adalah milik Allah dan hanya Dia-lah Tuhan yang wajib disembah.
Ikhlas merupakan komitmen tertinggi yang seharusnya ditambatkan oleh setiap Mukmin dalam hatinya: sebuah komitmen tulus ikhlas yang sering dinyatakan dalam doa iftitah. "(Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku semata-mata karena Allah Tuhan semesta alam)." (Al-An’am [6]: 162)
Sifat dan perbuatan hati yang ikhlas itu merupakan perisai moral yang dapat menjauhkan diri dari godaan setan (Iblis). Menurut At-Thabari, hamba yang mukhlis adalah orang-orang Mukmin yang benar-benar tulus sepenuh hati dalam beribadah kepada Allah, sehingga hati yang murni dan benar-benar tulus itu menjadi tidak mempan dibujuk rayu dan diprovokasi setan.
Semoga Allah SWT menjadikan kita pribadi-pribadi yang ikhlas , dalam laku, amal, dan ibadah mengharap ridha dan cinta Allah semata. Aamin.
Rabu, 19 Desember 2012
Wanita Diciptakan dari Tulang rusuk Laki - Laki
Bismillaah...
Surah An-Nisa` dibuka dengan ayat:
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَ
ثِيرًا وَنِسَاءً
“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan dari jiwa yang satu itu Dia menciptakan pasangannya, dan dari keduanya Dia memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.” (An-Nisa`: 1)
Ayat ini merupakan bagian dari khutbatul hajah yang dijadikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pembuka khutbah-khutbah beliau. Dalam ayat ini dinyatakan bahwa dari jiwa yang satu, Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan pasangannya. Qatadah dan Mujahid rahimahumallah mengatakan bahwa yang dimaksud jiwa yang satu adalah Nabi Adam ‘alaihissalam. Sedangkan pasangannya adalah Hawa. Qatadah mengatakan Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam. (Tafsir Ath-Thabari, 3/565, 566)
Dalam hadits shahih disebutkan:
إِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلْعٍ، وَِإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلْعِ أَعْلاَهُ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهَا، وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ وَفِيْهَا عِوَجٌ
“Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk. Dan sungguh bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atasnya. Bila engkau ingin meluruskannya, engkau akan mematahkannya. Dan jika engkau ingin bersenang-senang dengannya, engkau bisa bersenang-senang namun padanya ada kebengkokan.” (HR. Al-Bukhari no. 3331 dan Muslim no. 3632)
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata, “Dalam hadits ini ada dalil dari ucapan fuqaha atau sebagian mereka bahwa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam. Hadits ini menunjukkan keharusan berlaku lembut kepada wanita, bersikap baik terhadap mereka, bersabar atas kebengkokan akhlak dan lemahnya akal mereka. Di samping juga menunjukkan dibencinya mentalak mereka tanpa sebab dan juga tidak bisa seseorang berambisi agar si wanita terus lurus. Wallahu a’lam.” (Al-Minhaj, 9/299)
Kamis, 01 November 2012
Khusyu' dalam sholat
Agar Khusyu’ dalam Sholat
Jangan lupa membagikan artikel ini setelah membacanya
Apa itu Khusyu?
Jangan lupa membagikan artikel ini setelah membacanya
Apa itu Khusyu?
Khusyu' selama sholat sering disalahartikan oleh sebagian besar orang
dengan cara menangis dan meratap. Lebih dari itu, merupakan persiapan
hati selama menjalankan ibadah. Ketika hati seseorang dipenuhi dengan
apa yang dikatakan dan didengarnya, maka dia akan berada dalam keadaan
khusyu'.
Konsep khusyu dalam sholat adalah sangat penting:
1. Merupakan faktor penting di dalam membuat seseorang sukses di dalam hidupnya saat ini dan kemudian. Bagaimanapun, orang-orang yang beriman, yang dapat khusyu' dalam sholatnya, adalah pemenang.
2. Merupakan suatu faktor kontribusi dalam menerima sholat.
3. Merupakan cara-cara untuk mendapatkan pahala lebih dari Allah S.W.T, semakin seseorang khusyu' dalam sholat, semakin besar pahala yang akan didapat.
4. Tanpa khusyu, hati kita tidak dapat dengan mudah dibersihkan.
Cara-cara agar dapat Khusyu':
A. Sebelum Sholat
1. Seorang muslim harus mengetahui Tuhan-nya dengan sangat. Mengetahui kepada siapa dia menyembah akan membuatnya menjadi penyembah yang lebih baik. Memiliki pengetahuan yang jelas dan otentik tentang Allah akan meningkatkan Cinta-Nya di hati kita. Sebagai konsekuensi, keimanan kita akan bertambah.
2. Hindari melakukan dosa-dosa besar dan kecil akan sangat membantu agar khusyu, karena hati akan menjadi lebih mendalami firman-firman Allah selama dan setelah Sholat.
3. Membaca Al-Qur'an lebih sering dan konsisten akan melembutkan hati dan mempersiapkan agar khusyu'. Hati yang keras tidak akan dapat khusyu'.
4. Perkecil keterkaitan akan masalah-masalah dunia. Mengingat Hari Kemudian akan membantu melawan keterkaitan dengan hidup.
5. Hindari tertawa berlebihan dan argumentasi yang tidak berguna karena hal-hal tersebut akan memperkeras hati dan menjadikan kurang keinginan belajar.
6. Berhentilah bekerja begitu kamu mendengar azan. Ketika kamu mendengar panggilan untuk sholat, ulangi perkataan Mu'azin dan kemudian berdo'alah. Hal ini akan mempersiapkan diri anda untuk transisi dari bisnis (urusan) dunia dengan urusan sholat.
7. Berwudhulah seketika mendengar azan, yang akan membuat anda tidak menunda sholat. Wudhu juga dapat menjadikan kita berada di zona penyangga sebelum melaksanakan sholat.
8. Pergi ke masjid lebih cepat untuk melakukan sholat dan dilanjutkan dengan menyebut Allah akan menjadikan setan pergi dan membantu kita agar konsentrasi.
9. Waktu tunggu untuk sholat akan membantu kita berada di zona penyangga antara pikiran sebelum dan selama menjalankan sholat.
B. Selama Sholat
1. Iqomah itu sendiri merupakan tanda bagi kita untuk mempersiapkan agar lebih baik dalam melaksanakan sholat. Ingatlah saat Rasulullah berkata pada Bilal (r.a.), "Mari kita nikmati akan kenyamanan dalam sholat."
2. Ketika anda berdiri menghadap Kiblat ingatlah hal-hal berikut:
a. Mungkin itu merupakan sholat terakhir anda dalam hidup. Tidak ada garansi untuk hidup lebih lama untuk melaksanakan sholat berikutnya.
b. Anda berdiri diantara tangan Allah, Tuhan dunia. Bagaimana anda masih disibukkan dengan hal lainnya?
c. Malaikat kematian sedang mengejar anda.
3. Jangan lupa melakukan Isti'azah. Hal tersebut akan menghindarkan anda dari bisikan-bisikan setan.
4. Fokuskan mata anda pada tempat sujud. Hal ini akan membantu anda untuk lebih berkonsentrasi.
5. Ketika membaca Al-Fatihah, cobalah untuk mendengar respon dari Allah kepada anda setelah membaca setiap ayatnya. (ketika anda mengucapkan, "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin) Allah akan merespon: "Hamba-Ku memuji-Ku." dan lain-sebagainya. Perasaan berbicara kepada Allah ini akan meletakkanmu pada mood (suasana hati) yang baik akan khusyu'.
6. Memperindah bacaan Al-Qur'an akan berdampak positif pada hati anda.
7. Bacalah Al-Qur'an dengan perlahan dan usahakan untuk memahami artinya secara mendalam.
8. Direkomendasikan untuk mengganti Surah-surah yang anda baca dari waktu ke waktu untuk mengindari seperti mesin dalam membacanya.
9. Alternatif antara sunah otentik yang beragam seperti membaca do'a-do'a pembuka yang berbeda di setiap sholat.
10. Tidak diragukan lagi, memahami Bahasa Arab akan membantu anda fokus dalam memahami artinya.
11. Berinteraksilah dengan setiap ayat yang dibaca:
a. Jika anda mendengar ayat tentang Allah, besarkanlah nama-Nya dengan perkataan "Subhana Allah"
b. Jika anda mendengar ayat tentang neraka, katakanlah "A'uuthu billahi mina-n-naar".
c. Jika anda mendengar perintah untuk beristigfar, maka beristighfarlah.
d. Jika anda mendengar ayat yang memerintahkan untuk bertasbih, maka bertasbihlah.
12. Interaksi-interaksi ini akan sangat membantu anda untuk tetap fokus.
13. Saat anda bersujud, ingatlah bahwa posisi ini akan membawa anda lebih dekat kepada Allah. Gunakan kesempatan tersebut untuk berdo'a. Investasikan saat-saat tersebut untuk membaca do'a.
C. Setelah Sholat
e. Saat melakukan tasliim, beristighfarlah kepada Allah seperti saat anda melakukannya selama sholat.
f. Saat anda memuji Allah, berterimakasihlah pada-Nya dari lubuk hati anda bahwa anda mengalami pengalaman akan sholat yang indah di dalam hati anda.
Membiasakan hal ini akan membuat anda lebih siap dalam melakukan sholat berikutnya, karena anda akan selalu ingin fokus dalam sholat.
g. Satu kesempurnaan akan membawa pada kesempurnaan yang lain. Jika sekali seseorang melaksanakan sholat dengan sempurna, maka kemudian dia akan menjadikan dirinya termotivasi untuk melanjutkannya dalam level yang sama.
Semoga Allah mengisi hati kita dengan Khusyu'. Amin.
Beranilah
Bersiaplah untuk berjuang
Bertahanlah
Yakinlah bahwa Islam akan memperoleh Kemenangan.
Takutlah pada Allah dimanapun anda berada di segala waktu dan segala tempat.
Berdirilah untuk Islam bagaimanapun orang suka atau tidak suka.
Dedikasikan diri anda untuk mengubah dunia. Pergilah untuk melawan butiran-butiran (kesewenang-wenangan)
Dunia membutuhkan anda. Anda adalah komunitas terbaik bagi pertumbuhan umat manusia.
Oleh Dr. Mamdouh N Mohamed
Associate Professor pada American Open University
Konsep khusyu dalam sholat adalah sangat penting:
1. Merupakan faktor penting di dalam membuat seseorang sukses di dalam hidupnya saat ini dan kemudian. Bagaimanapun, orang-orang yang beriman, yang dapat khusyu' dalam sholatnya, adalah pemenang.
2. Merupakan suatu faktor kontribusi dalam menerima sholat.
3. Merupakan cara-cara untuk mendapatkan pahala lebih dari Allah S.W.T, semakin seseorang khusyu' dalam sholat, semakin besar pahala yang akan didapat.
4. Tanpa khusyu, hati kita tidak dapat dengan mudah dibersihkan.
Cara-cara agar dapat Khusyu':
A. Sebelum Sholat
1. Seorang muslim harus mengetahui Tuhan-nya dengan sangat. Mengetahui kepada siapa dia menyembah akan membuatnya menjadi penyembah yang lebih baik. Memiliki pengetahuan yang jelas dan otentik tentang Allah akan meningkatkan Cinta-Nya di hati kita. Sebagai konsekuensi, keimanan kita akan bertambah.
2. Hindari melakukan dosa-dosa besar dan kecil akan sangat membantu agar khusyu, karena hati akan menjadi lebih mendalami firman-firman Allah selama dan setelah Sholat.
3. Membaca Al-Qur'an lebih sering dan konsisten akan melembutkan hati dan mempersiapkan agar khusyu'. Hati yang keras tidak akan dapat khusyu'.
4. Perkecil keterkaitan akan masalah-masalah dunia. Mengingat Hari Kemudian akan membantu melawan keterkaitan dengan hidup.
5. Hindari tertawa berlebihan dan argumentasi yang tidak berguna karena hal-hal tersebut akan memperkeras hati dan menjadikan kurang keinginan belajar.
6. Berhentilah bekerja begitu kamu mendengar azan. Ketika kamu mendengar panggilan untuk sholat, ulangi perkataan Mu'azin dan kemudian berdo'alah. Hal ini akan mempersiapkan diri anda untuk transisi dari bisnis (urusan) dunia dengan urusan sholat.
7. Berwudhulah seketika mendengar azan, yang akan membuat anda tidak menunda sholat. Wudhu juga dapat menjadikan kita berada di zona penyangga sebelum melaksanakan sholat.
8. Pergi ke masjid lebih cepat untuk melakukan sholat dan dilanjutkan dengan menyebut Allah akan menjadikan setan pergi dan membantu kita agar konsentrasi.
9. Waktu tunggu untuk sholat akan membantu kita berada di zona penyangga antara pikiran sebelum dan selama menjalankan sholat.
B. Selama Sholat
1. Iqomah itu sendiri merupakan tanda bagi kita untuk mempersiapkan agar lebih baik dalam melaksanakan sholat. Ingatlah saat Rasulullah berkata pada Bilal (r.a.), "Mari kita nikmati akan kenyamanan dalam sholat."
2. Ketika anda berdiri menghadap Kiblat ingatlah hal-hal berikut:
a. Mungkin itu merupakan sholat terakhir anda dalam hidup. Tidak ada garansi untuk hidup lebih lama untuk melaksanakan sholat berikutnya.
b. Anda berdiri diantara tangan Allah, Tuhan dunia. Bagaimana anda masih disibukkan dengan hal lainnya?
c. Malaikat kematian sedang mengejar anda.
3. Jangan lupa melakukan Isti'azah. Hal tersebut akan menghindarkan anda dari bisikan-bisikan setan.
4. Fokuskan mata anda pada tempat sujud. Hal ini akan membantu anda untuk lebih berkonsentrasi.
5. Ketika membaca Al-Fatihah, cobalah untuk mendengar respon dari Allah kepada anda setelah membaca setiap ayatnya. (ketika anda mengucapkan, "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin) Allah akan merespon: "Hamba-Ku memuji-Ku." dan lain-sebagainya. Perasaan berbicara kepada Allah ini akan meletakkanmu pada mood (suasana hati) yang baik akan khusyu'.
6. Memperindah bacaan Al-Qur'an akan berdampak positif pada hati anda.
7. Bacalah Al-Qur'an dengan perlahan dan usahakan untuk memahami artinya secara mendalam.
8. Direkomendasikan untuk mengganti Surah-surah yang anda baca dari waktu ke waktu untuk mengindari seperti mesin dalam membacanya.
9. Alternatif antara sunah otentik yang beragam seperti membaca do'a-do'a pembuka yang berbeda di setiap sholat.
10. Tidak diragukan lagi, memahami Bahasa Arab akan membantu anda fokus dalam memahami artinya.
11. Berinteraksilah dengan setiap ayat yang dibaca:
a. Jika anda mendengar ayat tentang Allah, besarkanlah nama-Nya dengan perkataan "Subhana Allah"
b. Jika anda mendengar ayat tentang neraka, katakanlah "A'uuthu billahi mina-n-naar".
c. Jika anda mendengar perintah untuk beristigfar, maka beristighfarlah.
d. Jika anda mendengar ayat yang memerintahkan untuk bertasbih, maka bertasbihlah.
12. Interaksi-interaksi ini akan sangat membantu anda untuk tetap fokus.
13. Saat anda bersujud, ingatlah bahwa posisi ini akan membawa anda lebih dekat kepada Allah. Gunakan kesempatan tersebut untuk berdo'a. Investasikan saat-saat tersebut untuk membaca do'a.
C. Setelah Sholat
e. Saat melakukan tasliim, beristighfarlah kepada Allah seperti saat anda melakukannya selama sholat.
f. Saat anda memuji Allah, berterimakasihlah pada-Nya dari lubuk hati anda bahwa anda mengalami pengalaman akan sholat yang indah di dalam hati anda.
Membiasakan hal ini akan membuat anda lebih siap dalam melakukan sholat berikutnya, karena anda akan selalu ingin fokus dalam sholat.
g. Satu kesempurnaan akan membawa pada kesempurnaan yang lain. Jika sekali seseorang melaksanakan sholat dengan sempurna, maka kemudian dia akan menjadikan dirinya termotivasi untuk melanjutkannya dalam level yang sama.
Semoga Allah mengisi hati kita dengan Khusyu'. Amin.
Beranilah
Bersiaplah untuk berjuang
Bertahanlah
Yakinlah bahwa Islam akan memperoleh Kemenangan.
Takutlah pada Allah dimanapun anda berada di segala waktu dan segala tempat.
Berdirilah untuk Islam bagaimanapun orang suka atau tidak suka.
Dedikasikan diri anda untuk mengubah dunia. Pergilah untuk melawan butiran-butiran (kesewenang-wenangan)
Dunia membutuhkan anda. Anda adalah komunitas terbaik bagi pertumbuhan umat manusia.
Oleh Dr. Mamdouh N Mohamed
Associate Professor pada American Open University
Ayat Kursi
Khasiat Ayat Kursi :
☑ Baca pd saat keluar rumah ,
70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi
☑ Baca saat masuk rumah ,
kemiskinan tidak akan memasuki rumahmu .
☑ Baca setelah berwudhu ,
Derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat .
☑ Baca pada saat tidur ,
malaikat akan menjagamu sepanjang malam .
☑ Baca setelah sholat ,
maka jarak antara kamu dan surga hanyalah kematian .
Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi Shadaqah Jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini,
Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat.......
☑Kenapa kita tidur kalau Allah memanggil ?
Tapi sanggup tahan mengantuk saat menonton film selama 3 jam?
☑Kenapa kita bosan saat baca al-qur'an?
Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku
lain?
☑kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah?
Tpi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh ?
☑Kenapa masjid semakin kecil ?
Tapi bar dan club,semakin besar?
☑Kenapa kita lebih sangat senang menyembah ARTIS?
Tapi sangat susah untuk menemui ALLAH?
Pikirkan itu
☑Apakah anda akan memforward pesan ini..?
☑Apakah anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan dengan yang lain ?
Allah Berkata: "Jika kamu menyangkal Aku di depan teman-temanmu, Aku akan menyangkal kamu pada saat hari penghakiman..."
Ada 2 pilihan untuk anda.
1. Biarkan didalam ввм..catatan atau pikiran anda tanpa bermanfaat untuk org lain.
2. Anda sebarkan pada semua kenalan anda. .
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.
SUBHANALLAH..
☑ Baca pd saat keluar rumah ,
70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi
☑ Baca saat masuk rumah ,
kemiskinan tidak akan memasuki rumahmu .
☑ Baca setelah berwudhu ,
Derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat .
☑ Baca pada saat tidur ,
malaikat akan menjagamu sepanjang malam .
☑ Baca setelah sholat ,
maka jarak antara kamu dan surga hanyalah kematian .
Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi Shadaqah Jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini,
Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat.......
☑Kenapa kita tidur kalau Allah memanggil ?
Tapi sanggup tahan mengantuk saat menonton film selama 3 jam?
☑Kenapa kita bosan saat baca al-qur'an?
Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku
lain?
☑kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah?
Tpi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh ?
☑Kenapa masjid semakin kecil ?
Tapi bar dan club,semakin besar?
☑Kenapa kita lebih sangat senang menyembah ARTIS?
Tapi sangat susah untuk menemui ALLAH?
Pikirkan itu
☑Apakah anda akan memforward pesan ini..?
☑Apakah anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan dengan yang lain ?
Allah Berkata: "Jika kamu menyangkal Aku di depan teman-temanmu, Aku akan menyangkal kamu pada saat hari penghakiman..."
Ada 2 pilihan untuk anda.
1. Biarkan didalam ввм..catatan atau pikiran anda tanpa bermanfaat untuk org lain.
2. Anda sebarkan pada semua kenalan anda. .
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.
SUBHANALLAH..
Langganan:
Postingan (Atom)